Monday, April 25, 2016

Investasi Asing Langsung Triwulan-I 2016, Naik 17% dan Serap 327 Ribu Tenaga Kerja


Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis angka realisasi investasi triwulan-I 2016 tercatat sebesar Rp 146,5 triliun, meningkat 17,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 124,6 triliun. Realisasi investasi tersebut menyerap 327 ribu tenaga kerja.

Kepala BKPM Franky Sibarani menyampaikan bahwa realisasi tersebut memberikan harapan untuk dapat mencapai target realisasi investasi tahun 2016 yang ditetapkan sebesar Rp 595 Triliun. “Dengan tetap tingginya realisasi investasi selama Triwulan-I, hal ini memperlihatkan bahwa investasi pada tahun 2016 akan tetap naik. Pemerintah Indonesia mempunyai komitmen dan tekad yang kuat untuk menjaga dan memperbaiki iklim investasi di Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Senin (25/4).

Dari data yang dirilis oleh BKPM, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 50,4 triliun, naik 18,6% dari Rp 42,5 triliun pada periode yang sama tahun 2015 dan penanaman modal asing(PMA) sebesar Rp 96,1 triliun, naik 17,1% dari Rp 82,1 triliun pada periode yang sama tahun 2015.

Terkait realisasi penanaman modal asing, Kepala BKPM menggarisbawahi masuknya RRT dalam lima besar negara asal investasi. Realisasi investasi Tiongkok triwulan-I 2016 mencapai US$ 0,5 miliar, naik 400% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya. “Capaian ini diharapkan menjadi indikasi meningkatnya realisasi investasi Tiongkok di masa yang akan datang,” ujar Franky.

Lima besar negara asal selengkapnya adalah: Singapura(US$ 2,9 miliar); Jepang(US$ 1,6 miliar); Hong Kong(US$ 0,5 miliar); RRT(US$ 0,5 miliar) dan Belanda(US$ 0,3 miliar).